Cerita ini merupakan sekuel dari creepypasta “Jeff The Killer”. Berbeda dengan cerita2 yang sebelumnya ada di blog ini, cerita bersambung ini tidak bertema supranatural, melainkan slasher. Untuk yang belum mengetahui cerita aslinya, harap membacanya terlebih dahulu (dengan mencarinya di google) agar bisa memahami cerita bersambung ini.
Cerita ini berlabel “original series” dan merupakan murni karyaku sendiri (bukan terjemahan). Hanya ada 4 chapter dalam cerbung ini (chapter terakhir akan kubagi menjadi 2 part, A dan B). Silakan dinikmati.

Suara sirine mengaum di tengah kegelapan malam. Semua polisi di New Davenport dikerahkan untuk menangkap sosok menakutkan itu. Walaupun mereka tahu ia baru berumur 17 tahun, namun tak ada yang berani main-main dengannya. Semua menggunakan senjata lengkap. Tak ada yang ingin pembunuh ini lolos dan melakukan aksi biadabnya.
Ayokk Tidur Sama Abang Jeff Hehe!!! Jeff The Killer Horror Game End [sub Indo] ~kagettt!!
Para polisi telah mengepung Devil’s Rock, julukan bagi tebing yang menjorok ke laut dengan batu karang menghampar di bawahnya. Terdengar suara ombak berderu dengan keras, seolah lautan sedang mengamuk. Angin memang bertiup kencang malam itu. Bulan hanya bersinar separuh, menerangi pantai berbatu kota New Davenport.
“Aku melihatnya!” seru seorang polisi ketika lampu senternya mengenai sosok bertudung itu. Pemuda itu kembali lari, kali ini menuju ke ujung Devil’s Rock.
Sekitar sepuluh polisi kini mengepungnya, semua mengacungkan senjata mereka ke arahnya. Sosok itu hanya berdiri di ujung tebing, tanpa terlihat merasa takut sedikitpun.
Random Xd Emo Sticker 0.o Scenecore Emo Boy Chibi Y2k Retro
Pemuda itu tertawa. Semua polisi dibuat merinding dengan suaranya. Hanya ada kejahatan di dalam suaranya. Kejahatan yang murni. Tanpa ternoda sedikitpun kebaikan.
“Kau tak bisa lari lagi!” seru sang kepala polisi lagi. Namun Jeff sama sekali tak berniat untuk lari. Ia membuka tudung yang menutupi wajahnya. Bulan kembali bersinar ketika awan yang menutupinya bergeser.
Cerita mengatakan bahwa Jeff memulai kebiasaan membunuhnya setelah wajahnya terbakar hebat. Mereka sendiri tak pernah melihat wajahnya. Konon bila seseorang melihat wajah Jeff, maka itulah hal terakhir yang akan ia lihat sebelum Jeff menusukkan pisau ke dalam jantungnya.
Steam Workshop::jeff The Killer [anime, Graveyard]
Wajahnya dilapisi kulit putih yang tersusun sangat janggal, seperti plastik menutupi wajahnya. Kulit itu, walaupun menutupi luka bakarnya, terlihat membuat wajahnya tanpa ekspresi. Matanya terbuka lebar, sebab konon para dokter tak bisa memperbaiki kelopak matanya yang terbakar habis akibat kejadian itu. Ia tak pernah bisa menutup matanya, ia tak pernh tidur. Dan mulutnya sangatlah ganjil. Bibirnya begitu tebal, seolah membengkak. Dan ia tersenyum, ia pernah bisa berhenti tersenyum, sebab wajahnya menjadi kaku akibat kejadian itu.
“Malam tadi, polisi berhasil memojokkan Jeff The Killer di Devil’s Rock sebelum akhirnya ia melompat ke dalam laut ...” para siswa sedang sibuk memusatkan perhatian ke layar televisi, sesuatu yang jarang terjadi di kantin New Davenport High. “Jeff The Killer yang telah meneror warga selama bertahun-tahun akhirnya tewas. Kota ini akhirnya bisa bernapas lega.”
“Benarkah?” gadis tertawa, “Well, itu menjelaskan mengapa perutku sudah lapar. Sebenarnya tidak terlalu baru. Aku dulu tinggal di sini lalu pindah. Namun sekarang keluargaku kembali lagi ke sini. Ini hari pertamaku bersekolah di New Davenport High.”
Ana To Launch Aircraft Featuring Characters From Anime “demon Slayer”
“Aku Tessa. Kau mungkin tak ingat aku, namun kita pernah bertemu dulu sewaktu kita masih kecil. Kakakku, Billy, adalah anak yang berulang tahun ketika di pesta itu Jeff ...” gadis itu terlihat sulit meneruskan kata-katanya.
Ya, Billy. Liu ingat. Di pesta Billy-lah Jeff pertama kali membunuh. Dan di pesta itulah ia kehilangan semuanya. Wajahnya dan juga kewarasannya.
“Ah maaf, aku pasti menganggu makan siangmu ya.” gadis itu tertawa, “Silakan, lanjutkan saja lagi makan siangmu. Kurasa aku juga akan makan, kecuali ...” ia tampak berpikir, “Kurasa aku akan butuh bantuanmu untuk menemukan kantin.”
List Of One Piece Characters
Wajah gadis itu memerah karena malu, “Wah, benar2 hari pertama masuk yang memalukan. Mungkin, ehm, kau bisa mengantarku ke dalam dan duduk bersamaku? Aku benar2 tak kenal siapapun di sini.”
Liu duduk di bangku batu di halaman sekolah sambil menatap seorang gadis, Amy Lee, yang kini sedang bermesraan dengan seorang pemuda tampan. Ia adalah Peter.
“It sucks men! Melihat mantanmu sedang bermesraan dengan salah satu cowok idola di sekolah ini padahal kalian baru putus sekitar seminggu yang lalu.”

Kemono Jihen Episode 10 (sub Indo)
Liu menghela napas, “Itu bukan salahnya jika dia mencampakkanku. Ketika pertama berkenalan, Amy murid baru di sini dan aku lupa menceritakan satu detil kecil tentang siapa aku ...”
“Bahwa kau adalah adik Jeff The Killer ... kurasa itu adalah sebuah detil penting yang harusnya tak kau lewatkan saat berkenalan dengan seseorang, Liu!”
“Ya ya ya, aku tahu ...” Liu menyeruput kembali ekspresso kalengnya, “Tapi tak ada yang mau kencan dengan adik seorang pembunuh berantai.”
Jeff Wallpapers Creepypasta The Killer Anime Apk For Android Download
Liu teringat pengalaman ketika ia dan Jeff masihlah saudara. Ia ingat Jeff berkelahi dengan tiga berandal itu untuk membelanya. Ketika polisi datang untuk menangkap Jeff, Liu maju membela kakaknya dan membiarkan dirinya ditangkap untuk melindungi Jeff. Dulu sedekat itulah mereka. Mereka berdua tak segan mengorbankan diri demi melindungi satu sama lain.
“Tidak, Jeff bukan kakakku.” kata Liu tegas. Ia menatap Adam dengan tajam, “Hubungan persaudaraan kami sudah lama berakhir. Ia bukan lagi kakakku.”
“Hei, kau mau ke rumah sakit malam ini? Aku harus menemani ayahku malam ini. Di sana kita bisa ngobrol dan main kartu sepuasnya.”kata Adam ketika memperhatikan raut sedih di wajah Liu.
Mengaku Backpacker: Jeff The Killer Final: Triumph Of Evil
Adam adalah seorang anak yang tak mudah bergaul, bahkan akan dicap sebagai anak aneh dengan standar anak SMA di Amerika. Namun ayahnya adalah kepala rumah sakit di kota ini dan orang yang sangat disegani., sehingga tak ada yang berani macam2 dengannya. Liu beruntung berteman dengannya. Menjadi adik Jeff The Killer adalah hal yang sangat sulit. Jika tidak berteman dekat dengan Adam, Liu yakin ia pasti sudah dibully habis2an.
Tiba2 seorang pemuda lewat di depan mereka. Pemuda itu memandangi Liu dengan tajam, namun kemudian perhatiannya teralihkan dengan gadis cantik yang menggandeng tangannya.
“Lihat! Lihat! Itu Keith, musuh besarmu!” seru Adam. Keith adalah pemuda yang bertanggung jawab atas rusaknya wajah Jeff. Dulu ia bersama kedua temannya, Troy dan Randy berusaha membully Jeff saat pesta ulang tahun Billy, tetangga mereka. Jeff kehilangan kesabarannya dan berhasil membunuh Troy dan Randy. Namun Keith berhasil membakar tubuh Jeff. Di sanalah semua kegilaan Jeff dimulai.
Eyeless Jack X Jeff The Killer
Namun Liu dalam hati tak setuju dengan perkataan Adam. Sejak kejadian itu, Keith mulai berubah. Ia bukan lagi pemuda brengsek yang gemar membully anak yang lebh kecil darinya. Ia berubah menjadi lebih .... pendiam. Kurasa peristiwa mengerikan di pesta itu, melihat dua teman dekatnya terbunuh, menimbulkan trauma di dalam hatinya.
Keith tahu ia menjadi sasaran utama Jeff The Killer. Semua orang di kota ini tahu. Para polisi mati2an membelanya. Apalagi karena ia adalah anak dari mantan wali kota. Mereka berhasil melindunginya, namun tidak anak2 yang lain. Karena tak berhasil menghabisi Keith, ia mengubah targetnya menjadi anak2 tak berdosa yang tinggal di kota ini. Sekitar 12 anak telah tewas terbunuh sejak Jeff memulai aksinya.
Namun tetap saja Keith selalu memandanginya dengan wajah bermusuhan. Ia tak pernah sekalipun bicara padanya. Dan Liu juga tak tertarik untuk mengobrol dengan orang yang telah menghancurkan hidup kakaknya.
Sexy Anime Jeff The Killer
“Kau serius tak mau menemaniku di rumah sakit?” kali ini Adam terdengar seperti memohon. Pasti dia kesal sekarang gara2 melihat Marisol bermesraan dengan Keith.
“Sudah jangan bohong. Kita sudah bersahabat selama bertahun2, Liu. Aku tahu, ini akan seperti kasus Amy Lee lagi. Kau mulai berpacaran dan melupakanku. Baru setelah putus, kau ingat lagi padaku.”
Hari sudah beranjak sore. Matahari mulai terbenam di lautan, membiaskan warna keemasan di permukaan ombak. Pemandangan seperti itu akan memukai siapapun, namun tidak sang kepala polisi. Ia masih sibuk memerintahkan anak buah mencari dengan teliti di antara karang2. Ia masih harus membuktikan bahwa Jeff The Killer telah mati.
Because I'm Not Human — Hashirama Senju Angst(?) — Naruto [au] X Gacha Trend — @yuki Santos1027
“Apa kau benar2 sudah memastikan Jeff sudah mati?” Mr. Gardnier, kepala sekolah New Davenport High mendatanginya. “Aku tak bisa membiarkan murid2ku dalam bahaya. Jika Jeff belum mati ...”

“Jeff sudah mati!” jawab sang kepala polisi dengan tegas, “Dia jatuh ke karang ini. Aku sendiri melihatnya. Tak ada seorangpun yang bisa selamat jika ia jatuh dari sini.”
“Kau pernah dengar yang namanya angin laut, pak kepala polisi?” ejek Mr. Gardnier, “Angin laut selalu bertiup ke darat dan membawa mayatnya terdampar kembali ke pantai. Selalu begitu kejadiannya. Bahkan kita sering kan menemukan benda dari laut terhanyut hingga ke pantai? Percayalah, jika Jeff sudah mati, mayatnya akan tersangkut di bebatuan karang itu. Namun jika tidak ada, berarti ....”
Horror Cinema By Garnett
“Liu! Turunlah dan makan!” Paman Brandon berteriak dari arah dapur. Dengan enggan, Liu menuruni tangga untuk menemui paman dan bibinya. Semenjak kematian orang tua angkatnya, paman dan bibi Jeff-lah yang diberikan kuasa untuk merawat Liu dan menempati rumah peninggalan keluarganya. Namun sayangnya, paman dan bibi Jeff tidak memperlakukan Liu dengan baik.
“Duduklah dan makan.” dengan dingin Bibi Martha menyuruhnya duduk sambil mempersiapkan hidangan. Tubuh mereka berdua sangat kontras. Paman Brandon sangat kurus, sedangkan Bibi Martha sangat gemuk.
“Jangan kurang ajar seperti itu!” bentak Paman Brandon. “Kami orang tuamu sekarang dan kau harus menghormati kami. Sekarang turuti perintah kami dan duduk di sini!”
Jeff The Killer Anime Png
“Yah, rumahmu tepat berada di depan rumahku, jadi kurasa tak terlalu merepotkan untuk datang ke sini.” katanya sambil tertawa. “Hmmm ... dimana orang tuamu?”
Ia melangkahkan kakinya memasuki rumah. Rumah ini terasa harum. Seperti campuran bau harum maple dan cendana. Ia biasa mencium bau cendana ketika ia masih di Cina dan bau maple sangat khas Amerika. Jadi ia bisa mengenali keduanya, walaupun aromanya bercampur.
“Rumahmu sangat bagus. Jarang ada orang yang membiarkanku masuk ke rumah mereka. kau tahu, mereka takut karena aku adalah adik dari ...”

Steam Workshop::kirito Collection V.0.2
“Ya jika kau menyebut merebus pasta instan di dalam panci itu termasuk memasak.” Liu bisa mendengar tawa gadis itu dari balik dinding dapur. “Kau mau makan?”
“Hahaha
Posting Komentar untuk "Anime Jeff The Killer Sub Indo"